Peran Kelembagaan Litbang Dalam Memecahkan Masalah Aktual Perekonomian Daerah

Lembaga litbang yang berhasil diharapkan mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ...

Peningkatan Mutu Pranata Penelitian dan Pengembangan

Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) kembali mennyambangi pemang...

Sosialisasi Universitas Riau

Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) menyampaikan beberapa pemik...

Apresiasi Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPP)

Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) menyampaikan beberapa pemi...

Reakreditasi KNAPPP Di Balai Penelitian Karet Bogor

Kementerian Riset dan Teknologi berkepentingan untuk mendorong pusat-pusat riset nasional dapat me...

  • Peran Kelembagaan Litbang Dalam Memecahkan Masalah Aktual Perekonomian Daerah

  • Peningkatan Mutu Pranata Penelitian dan Pengembangan

  • Sosialisasi Universitas Riau

  • Apresiasi Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPP)

  • Reakreditasi KNAPPP Di Balai Penelitian Karet Bogor

Home Pranata Terakreditasi

Apresiasi Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPP)

Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) menyampaikan beberapa pemikiran terkait peran litbang dalam pembangunan iptek nasional pada Tanggal 24 Maret 2011 yang lalu, dalam “Apresiasi KNAPPP di PTPN II Medan”. Dalam kesempatan tersebut, Kabid. Industri, Kedeputian Sumber Daya Kementerian Ristek selaku Manajer KNAPPP, OK Sofyan menyampaikan, “Dalam era globalisasi dan perdagangan bebas, maka kondisi saling ketergantungan tidak dapat dihindari baik dalam kehidupan bermasyarakat, suatu negara, maupun bangsa”,ujarnya. Merujuk UU 18 Tahun 2002, maka penguasaan pemanfaatan dan pemajuan iptek merupakan upaya yang tak terpisahkan dari pencapaian tujuan nasional, antara lain, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, menyerasikan tata kehidupan, manusia dengan fungsi kelestarian lingkungan - pembangunan berkelanjutan.

 

Upaya keras meningkatkan kemampuan Indonesia dalam penguasaan dan penerapan iptek adalah mutlak dan sangat urgen karena persaingan antar bangsa semakin ketat menghadapi perkembangan global menuju ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Unsur penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan iptek dimaksudkan sebagai Unsur kelembagaan iptek (perguruan tinggi, lembaga litbang,badan usaha, dan lembaga penunjang), Sedangkan Unsur Sumber Daya Iptek (keahlian, kepakaran, kompetensi manusia dan pengorganisasiannya, kekayaan intelektual dan informasi, sarana dan prasarana ilmu pengetahuan dan teknologi), serta Unsur Jaringan iptek yang berfungsi membentuk jalinan hubungan interaktif yang memadukan unsur-unsur kelembagaan iptek untuk menghasilkan kinerja dan manfaat yang lebih besar dari keseluruhan yang dihasilkan secara sendiri-sendiri. Salah satu tugas pokok dan fungsi Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) adalah melaksanakan koordinasi kegiatan litbang secara nasional. KRT tidak melaksanakan sendiri kegiatan risbangtek namun lebih berfungsi merumuskan arah dan prioritas utama serta kerangka kebijakan pemerintah di bidang iptek dan dituang dalam jakstra iptek. “Dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi koordinasi Menteri Riset dan Teknologi, ada salah satu lembaga non struktural yang mandiri dan berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Menteri Negara Ristek, yaitu, Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) yang bertugas memperkuat Sistem Tata Kelola Lembaga melalui pemberian akreditasi (pengakuan ) dalam rangka peningkatan kinerja dan perbaikan kualitas implementasi program”, jelas OK Sofyan ditengah tengah acara “Apresiasi KNAPPP di PTPN II Medan". Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) sesuai tugas dan fungsinya, senantiasa membantu

pelaksanaan pengawasan mutu dan efisiensi pranata penelitian dan pengembangan yang ada, dengan melaksanakan sistem akreditasi bagi pranata penelitian serta pengembangan di Indonesia. Dengan pelaksanaan sistem akreditasi pranata penelitian dan pengembangan ini, diharapkan dapat dilakukan penilaian terhadap mutu penelitian, pengembangan dan jangkauan pelayanan jasa penelitian serta pengembangan yang dapat dilakukan oleh masing-masing pranata penelitian dan pengembangan, yang secara berkala dapat digunakan untuk menetapkan kebijakan pengembangan atau peningkatan mutu pranata penelitian dan pengembangan. Untuk melakukan pembinaan secara lebih aktif terhadap pranata litbang guna melayani masyarakat dalam melakukan pembangunan melalui pemacuan ilmu pengetahuan dan teknologi, KNAPPP memberikan informasi maupun acuan bagi pranata litbang tentang sistem akreditasi berdasarkan Pedoman KNAPPP 02:2007 secara berkesinambungan. Dalam apresiasinya, OK. Sofyan, menyampaikan pula, bahwa “di era globalisasi saat ini aspek jaminan mutu kegiatan litbang harus dikedepankan, oleh karena itu sistem akreditasi pranata litbang berdasarkan Pedoman KNAPPP 02:2007 sangat penting guna mendorong optimalisasi kerja dan keluaran hasil-hasil litbang. PTPN II Medan merasa pendekatan sistem akreditasi ini menjadi tepat dalam rangka menjungkit kinerja dan hasil-hasil riset industri di kawasan di PTPN II Medan”,ujar OK Sofyan kembali. (ad-2/Dep-2/oks/humasristek) 

Terakhir Diperbaharui (Sabtu, 14 April 2012 04:46)